Kamis Pon, Layanan Mengenakan Pakaian Adat
EKO HERRI PURWANTO 16 Januari 2025 10:03:20 WIB
Hari Jadi DIY juga jatuh pada hari Kamis Pon sehingga penyesuaian dari Kamis Pahing menjadi Kamis Pon dilakukan salah satunya dengan merubah hari wajib berbusana adat Jawa menjadi setiap Kamis Pon untuk menumbuhkembangkan rasa persatuan dan kesatuan masyarakat DIY. Mengapa dengan pakaian adat? Karena Pakaian Adat adalah busana tradisional yang mengekspresikan identitas, status sosial, perkawinan, atau agama. Red-Cr
Komentar atas Kamis Pon, Layanan Mengenakan Pakaian Adat
Formulir Penulisan Komentar
LAGU INDONESIA RAYA
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Bimtek Pantarlih Jadi Tahap Awal Pemilihan Lurah Srimartani
- Pertemuan Rutin KWT se-Piyungan, Dorong Kemandirian Petani
- Penarikan Mahasiswi Program Profesi Psikolog UAD di Srimartani
- 28 Mahasiswa KKN-PPM UGM Diterjunkan di Srimartani
- FGD Rembug Stunting Kalurahan Srimartani Tahun 2026
- Lurah dan Pamong Jalin Silaturahmi dengan Jamaah Haji Tahun Ini
- Mahasiswa Profesi Psikolog UAD Paparkan Hasil Program di Srimartani
Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License















