Guru Besar Psikologi UGM Beri Penguatan Mental Relawan Srimartani

EKO HERRI PURWANTO 08 Juni 2026 13:50:09 WIB

Srimartani. Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kalurahan Srimartani mengikuti kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan dalam rangka Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Minggu (7/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Meeting Room Kalurahan Srimartani ini menghadirkan narasumber Prof. Drs. Subandi, M.A., Ph.D., Psikolog, Guru Besar Fakultas Psikologi UGM, serta Very Julianto, M.Psi., dosen Program Studi Psikologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

FGD diikuti oleh segenap perwakilan FPRB Kalurahan Srimartani bersama Carik Srimartani, Eko Herri Purwanto, S.Psi., dan Jagabaya Srimartani, Singgih Handoyo, S.Kom. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya identifikasi kebutuhan materi pelatihan psikologis bagi relawan penanggulangan bencana di wilayah Kalurahan Srimartani.

Dalam diskusi yang berlangsung interaktif tersebut, para narasumber memberikan berbagai arahan terkait penguatan kapasitas psikologis relawan kebencanaan. Selain itu, peserta diajak menggali berbagai permasalahan dan tantangan yang dihadapi dalam kelembagaan FPRB, baik yang berkaitan dengan koordinasi organisasi, regenerasi relawan, maupun dinamika pelaksanaan tugas di lapangan.

Prof. Subandi menekankan pentingnya kesiapan mental dan ketahanan psikologis bagi relawan yang terlibat dalam penanggulangan bencana. Sementara itu, Very Julianto mengajak peserta untuk mengidentifikasi berbagai aspek kepribadian (personality) yang dapat mempengaruhi pelaksanaan tugas dan aktivitas kerelawanan, sehingga dapat menjadi bahan penyusunan program pelatihan yang lebih tepat sasaran.

Melalui FGD ini, berbagai masukan dan pengalaman dari para relawan berhasil dihimpun sebagai bahan penyusunan materi pelatihan psikologis yang relevan dengan kebutuhan lapangan. Salah satunya Srigana yang menyampaikan keluh kesah ketika menjadi relawan kebencanaan, dan Amat Yani yang mengisahkan betapa kesabaran itu harus dimiliki para relawan ketika bekerja secara sukarela tanpa mengharap imbalan sekaligus menghadapi potensi masalah dengan masyarakat sekitar sebagai dampak bencana, tetapi juga relawan harus memastikan kebutuhan keluarga di rumah tercukupi dengna layak.

Hasil kegiatan ini diharapkan dapat mendukung penguatan kapasitas relawan serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah Kalurahan Srimartani. Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme dan partisipasi aktif dari seluruh peserta, yang berbagi pengalaman, tantangan, serta harapan terhadap pengembangan kapasitas relawan kebencanaan di masa mendatang. Red-Cr

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
Isikan kode Captcha di atas
 

LAGU INDONESIA RAYA

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung
Kebijakan Privasi

Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License