Srimartani Kunjungan Kerja ke Desa Terbersih Sedunia

Eko Herri Purwanto 20 September 2019 08:24:15 WIB

Srimartani. Tahun ini Pemerintah Desa Srimartani menganggarkan kegiatan peningkatan kapasitas bagi pamong desa ke pulau seberang. Di pulau Bali yang dikenal dengan sebutan pulau Dewata ini terdapat satu desa yang masih asli seperti kondisi asal-usulnya dahulu. Desa Penglipuran namanya, berada di wilayah Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli. Desa adat ini terpisah dari sistem pemerintahan desa yang ada tetapi tetap mengikuti peraturan perundangan yang ada dari pemerintah NKRI. Secara fisik tampak bangunan penduduknya pun masih berbentuk bangunan khas adat Bali dengan budaya Hindunya. Ada satu hal menarik yang terdapat di desa ini sehingga Pamong Desa Srimartani melakukan kunjungan kerja ke sana. Desa ini mandiri secara ekonomi antara lain dengan mengandalkan kegiatan ekonomi simpan pinjam sebagai sumber pendapatan desa. Sedangkan secara administratif Penglipuran adalah desa adat yang mendapatkan otonomi penuh untuk mengatur kehidupan warganya yang dipimpin oleh seorang Ketua Desa Adat. 

Kunjungan kami diterima pada Jumat (13/9/2019) oleh Ketua Adat bertempat di pendopo gerbang masuk desa Penglipuran. Sejenak kami berdiskusi dan menggali informasi seputar desa tersebut. Dipimpin oleh Lurah Desa Srimartani, H.Mulyana dan Carik, Eko Herri Purwanto,S.Psi kami mengikuti acara hingga jelang Maghrib. Selanjutnya kami berkeliling di seputar desa hingga siang berganti malam. Lingkungannya sangat tertata rapi dan bersih dari sampah sehingga pantas jika Penglipuran dinobatkan menjadi Desa terbersih sedunia. Kondisi ini dapat terbentuk karena tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan yang sudah ditanamkan sejak zaman nenek moyang dahulu. Di Penglipuran ini semua tradisi dari leluhur masih dijaga dan wajib dilestarikan oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini sebagai upaya melestarikan budaya yang dilakukan oleh masyarakat Pulau Bali yang dikenal sebagai umat Hindu yang religi.

Kunjungan ini didampingi juga oleh Camat Piyungan, Drs.Saroyo Heriyanto dan Kasi Pemerintahan Piyungan, Tutik Nurhayati,S.Sos serta pendamping desa, Farid Mushoffa. Kunjungan dilanjutkan ke objek-objek lainnya seperti Bedugul yang terdapat masjid besar dan pura yang merupakan cerminan kerukungan hidup antar umat beragama dalam hal ini Muslim dan Hindu.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
Isikan kode Captcha di atas
 

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

KTBS TV

HARI JADI KABUPATEN BANTUL KE 187 BEREGODO KEC. PIYUNGAN

LAGU INDONESIA RAYA

Srimartani Overview

Lokasi Srimartani

tampilkan dalam peta lebih besar